Salah satu keunggulan ZFS adalah kemampuannya mengganti disk yang rusak atau ingin di-upgrade tanpa downtime. Artikel ini membahas cara replace mirror disk pada ZFS pool secara aman, lengkap dengan contoh perintah nyata.
Apa Itu Mirror di ZFS Pool?
Mirror pada ZFS pool berarti data ditulis secara identik ke dua atau lebih disk sekaligus. Jika salah satu disk gagal, data tetap aman karena masih ada salinannya di disk lain. Konfigurasi ini umum digunakan pada production server untuk menjamin ketersediaan data.
Cek Status Pool Sebelum Replace
Sebelum melakukan replace disk, selalu cek status pool terlebih dahulu menggunakan perintah berikut:
zpool statusContoh output pada pool S3:
pool: s3
state: ONLINE
scan: scrub repaired 0B in 00:24:42 with 0 errors on Sun Jun 14 00:48:50 2026
config:
NAME STATE READ WRITE CKSUM
s3 ONLINE 0 0 0
mirror-0 ONLINE 0 0 0
scsi-35000cca054371200 ONLINE 0 0 0
scsi-35000cca03c4903e8 ONLINE 0 0 0
errors: No known data errorsPada contoh ini, pool s3 terdiri dari dua disk dalam konfigurasi mirror-0. Disk yang akan kita ganti adalah scsi-35000cca03c4903e8.
Identifikasi Disk yang Akan Diganti
Sebelum melepas disk lama, pastikan kamu sudah mengidentifikasi disk pengganti. Gunakan perintah berikut untuk melihat daftar disk yang tersedia di sistem:
lsblkatau:
ls -l /dev/disk/by-id/Catat nama disk baru yang akan digunakan sebagai pengganti, misalnya scsi-35000cca0XXXXXXXX.
Langkah Replace Mirror Disk pada ZFS Pool
Offline Disk Lama (Opsional)
Jika disk lama masih terpasang secara fisik dan kondisinya masih ONLINE, kamu bisa offline-kan terlebih dahulu:
zpool offline s3 scsi-35000cca03c4903e8Langkah ini bersifat opsional jika kamu langsung mengganti disk secara fisik (hot-swap).
Ganti Disk Secara Fisik
Lepas disk lama dari server dan pasang disk baru pada slot yang sama. Jika server mendukung hot-swap, proses ini bisa dilakukan tanpa mematikan sistem.
Jalankan Perintah zpool replace
Setelah disk baru terpasang, jalankan perintah replace:
zpool replace s3 scsi-35000cca03c4903e8 scsi-35000ccaNEWDISKIDGanti scsi-35000ccaNEWDISKID dengan ID disk baru yang sudah kamu identifikasi sebelumnya.
ZFS akan segera memulai proses resilvering, yaitu proses menyalin data dari disk lama ke disk baru secara otomatis.
Monitor Proses Resilvering
Pantau progress resilvering menggunakan:
zpool status s3Contoh output saat resilvering berlangsung:
scan: resilver in progress since Mon Jun 15 10:00:00 2026
500M scanned out of 2.00G at 100M/s, 0h15m to go
250M resilvered, 25.00% doneTunggu hingga proses selesai. Lama proses tergantung pada ukuran data dalam pool.

Verifikasi Setelah Replace
Setelah resilvering selesai, verifikasi status pool:
zpool status s3Output yang diharapkan:
scan: resilvered 2.00G in 00:20:00 with 0 errors on Mon Jun 15 10:20:00 2026Pastikan tidak ada error pada kolom READ, WRITE, dan CKSUM, serta status pool kembali ONLINE.
Tips Penting Saat Replace Disk ZFS
Gunakan disk dengan ukuran sama atau lebih besar. ZFS tidak mengizinkan penggantian dengan disk yang lebih kecil dari disk aslinya.
Jangan replace dua disk sekaligus. Pada konfigurasi mirror dua disk, mengganti kedua disk bersamaan akan menyebabkan data loss. Lakukan satu per satu.
Jalankan scrub setelah resilvering. Untuk memastikan integritas data, jalankan scrub setelah proses replace selesai:
zpool scrub s3Catat ID disk dengan benar. Kesalahan mengetik ID disk bisa berakibat fatal. Selalu copy-paste ID disk dari output zpool status atau ls -l /dev/disk/by-id/.
Kesimpulan
Replace mirror disk pada ZFS pool adalah proses yang aman dan dapat dilakukan tanpa downtime berkat fitur resilvering. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa mengganti disk scsi-35000cca03c4903e8 pada pool s3 dengan mudah. Selalu verifikasi status pool sebelum dan sesudah proses replace untuk memastikan integritas data tetap terjaga.




