Ingin mengakses komputer Linux dari jarak jauh menggunakan Windows? Install XRDP di Linux adalah solusi paling mudah dan praktis. XRDP memungkinkan kamu menggunakan protokol RDP (Remote Desktop Protocol) milik Microsoft untuk terhubung ke desktop Linux dari mana saja. Dalam panduan ini, kita akan membahas cara install XRDP di Linux secara lengkap, mulai dari Ubuntu, Debian, hingga CentOS.
Apa Itu XRDP?
XRDP adalah implementasi open-source dari protokol Remote Desktop Protocol (RDP) yang dikembangkan oleh Microsoft. Dengan XRDP, pengguna Windows maupun pengguna Linux lainnya bisa melakukan remote desktop ke mesin Linux menggunakan aplikasi standar seperti Remote Desktop Connection di Windows.
Berbeda dengan VNC yang menggunakan protokol tersendiri, XRDP bekerja menggunakan port 3389 yang merupakan port standar RDP. Ini membuatnya lebih kompatibel dengan berbagai klien RDP yang sudah tersedia.
Keuntungan Menggunakan XRDP di Linux
- Kompatibel dengan klien RDP Windows — tidak perlu install software tambahan di sisi client.
- Performa lebih baik dari VNC — RDP menggunakan kompresi yang lebih efisien sehingga lebih responsif.
- Mendukung multi-session — beberapa user bisa login bersamaan ke satu server.
- Enkripsi built-in — koneksi RDP secara default sudah terenkripsi dengan TLS.
- Mudah dikonfigurasi — proses instalasi dan konfigurasi relatif sederhana bahkan untuk pemula.
Prasyarat Sebelum Install XRDP di Linux
Sebelum mulai proses install XRDP di Linux, pastikan kamu sudah memenuhi beberapa prasyarat berikut:
- Akses root atau sudo ke server/VPS Linux
- Koneksi internet yang stabil
- Sistem operasi Linux (Ubuntu 20.04/22.04/24.04, Debian, atau CentOS/RHEL)
- Desktop environment terinstall (XFCE, GNOME, atau LXDE)
Cara Install XRDP di Ubuntu dan Debian
Berikut adalah langkah-langkah cara install XRDP di Linux khususnya untuk distro Ubuntu dan Debian. Proses ini juga berlaku untuk Ubuntu 22.04 LTS dan Ubuntu 24.04 LTS.
Update Sistem
Pertama, update paket sistem agar semua dependensi dalam kondisi terbaru:
sudo apt update && sudo apt upgrade -yInstall Desktop Environment XFCE
Jika server belum memiliki desktop environment, install XFCE terlebih dahulu. XFCE direkomendasikan karena ringan dan kompatibel baik dengan XRDP:
sudo apt install xfce4 xfce4-goodies -yJika kamu lebih suka GNOME, gunakan perintah berikut:
sudo apt install ubuntu-desktop -yInstall XRDP
Setelah desktop environment siap, install paket XRDP dari repository resmi:
sudo apt install xrdp -yVerifikasi bahwa XRDP sudah terinstall dan berjalan:
sudo systemctl status xrdpKonfigurasi XRDP untuk Menggunakan XFCE
Agar XRDP menggunakan XFCE sebagai desktop environment default, buat file konfigurasi .xsession di home directory pengguna:
echo "xfce4-session" | tee ~/.xsessionSelanjutnya, tambahkan user XRDP ke grup ssl-cert agar bisa mengakses sertifikat SSL:
sudo adduser xrdp ssl-certRestart layanan XRDP untuk menerapkan perubahan:
sudo systemctl restart xrdpKonfigurasi Firewall
Buka port 3389 di firewall UFW agar koneksi RDP bisa masuk:
sudo ufw allow 3389/tcp
sudo ufw reloadUntuk keamanan lebih, kamu bisa membatasi akses hanya dari IP tertentu:
sudo ufw allow from 192.168.1.0/24 to any port 3389Koneksi ke Linux via Remote Desktop
Buka aplikasi Remote Desktop Connection di Windows (cari di Start Menu atau tekan Win + R lalu ketik mstsc). Masukkan IP address Server Linux kamu, lalu klik Connect. Masukkan username dan password Linux, kemudian klik OK.
Cara Install XRDP di CentOS / RHEL
Untuk pengguna CentOS 7/8 atau RHEL, proses install XRDP di Linux sedikit berbeda karena menggunakan package manager yum atau dnf.
Install EPEL Repository dan XRDP
# Untuk CentOS 7
sudo yum install epel-release -y
sudo yum install xrdp -y
# Untuk CentOS 8 / RHEL 8+
sudo dnf install epel-release -y
sudo dnf install xrdp -yAktifkan dan Start Layanan XRDP
sudo systemctl enable xrdp
sudo systemctl start xrdpBuka Port di Firewalld
sudo firewall-cmd --permanent --add-port=3389/tcp
sudo firewall-cmd --reloadTroubleshooting Masalah Umum XRDP
Setelah install XRDP di Linux, mungkin kamu menemui beberapa masalah umum. Berikut solusinya:
Layar Hitam Setelah Login
Masalah layar hitam biasanya terjadi karena konflik dengan sesi desktop yang sudah berjalan. Solusinya adalah memastikan tidak ada sesi grafis aktif untuk user tersebut, atau tambahkan baris berikut di /etc/xrdp/startwm.sh sebelum baris test -x /etc/X11/Xsession:
unset DBUS_SESSION_BUS_ADDRESS
unset XDG_RUNTIME_DIRKoneksi Ditolak (Connection Refused)
Jika koneksi ditolak, pastikan layanan XRDP sudah berjalan dengan sudo systemctl status xrdp dan port 3389 sudah terbuka di firewall. Cek juga apakah ada firewall eksternal (seperti Security Group di cloud) yang memblokir port tersebut.
Performa Lambat
Jika remote desktop terasa lambat, coba gunakan desktop environment yang lebih ringan seperti XFCE atau LXDE sebagai pengganti GNOME. Selain itu, pastikan koneksi internet kamu memiliki bandwidth yang cukup dan latency yang rendah ke server.
Tips Keamanan Setelah Install XRDP di Linux
Mengekspos port rdp ke internet membawa risiko keamanan. Berikut beberapa tips untuk mengamankan XRDP setelah proses instalasi:
-
Gunakan SSH Tunneling
alih-alih membuka port 3389 ke publik, buat SSH tunnel dan akses XRDP melalui tunnel tersebut. -
Batasi akses IP
hanya izinkan koneksi dari IP yang dikenal menggunakan aturan firewall. -
Gunakan password yang kuat
pastikan semua akun user memiliki password yang kompleks. -
Aktifkan fail2ban
lindungi server dari brute force attack dengan install dan konfigurasi fail2ban untuk port RDP. -
Update XRDP secara rutin
selalu gunakan versi terbaru untuk mendapatkan patch keamanan terkini.
Kesimpulan
Cara install XRDP di Linux sebenarnya tidak rumit jika mengikuti langkah-langkah yang tepat. Dengan XRDP, kamu bisa melakukan remote desktop ke server atau VPS Linux menggunakan klien RDP standar dari Windows maupun Linux lainnya. Mulai dari Ubuntu, Debian, hingga CentOS — semua distro populer mendukung instalasi XRDP dengan mudah.
Jika kamu membutuhkan VPS Linux yang siap pakai untuk menjalankan XRDP dengan performa tinggi, Computing ID menyediakan layanan VPS dengan berbagai pilihan spesifikasi dan sistem operasi Linux yang bisa kamu kustomisasi sesuai kebutuhan.





